Batal COD



Saya kemarin ada kebutuhan untuk beli suatu barang elektronik. Niat awalnya saya cari bekasannya saja di forum jual beli karena setelah saya cek selisih antara price tag barunya di toko dengan harga pasaran second-nya beda sekitar 4 juta, lumayan kan, lagipula untuk ini buat saya barang tidak harus baru, bekas pun oke asal masih masuk kondisinya. 

Satu tips dari saya untuk teman-teman yang mau cari barang second di forum jual beli macam olx atau facebook: jangan buru-buru. Barang yang bagus (dari segi kualitas, harga, kredibilitas penjual) belum tentu muncul di saat yang sama kita mulai butuh. Telaten saja ngecek-ngecek sampai ketemu yang klop, daripada cepet tapi dapat yang kurang memuaskan. Buru-buru juga membuat bargaining power kita waktu tawar-menawar lebih lemah. Kalau urgent butuh cepet mending beli baru saja.

Maka dari itu untuk barang ini saya rencakan jangka waktu satu bulan. Kalau lagi nganggur saya scroll-scroll marketplace barangkali ada iklan bagus yang muncul. Kalau belum ada yasudah, close dulu besoknya cari lagi. Aktivitas begini nggak makan banyak waktu kok, paling beberapa menit.

Setelah sekitar 2 minggu muncul iklan yang menarik. Saya lihat dari foto barangnya masih bagus, harga pun cocok. Penjualnya kelihatan jujur karena dia pakai akun asli, nomor telepon valid menurut getcontact, bahkan saya cari linkedin-nya ketemu. Dia pun memfoto struk waktu dia beli dan tertera namanya disana, jadi jelas dia pemilik langsung bukan seller atau tukang service. Di struknya juga tertera kapan dan dimana dia beli, serta harga barunya dulu. All is good, but one.

Setelah kontakan via WhatsApp dan deal, kami janjian untuk cek barang dan COD. Dia share lokasinya yang ternyata hanya 15 menit dari tempat saya. Di hari yang sama saya jalan kesana karena menurut saya ini steal deal. Sayangnya ketika sudah setengah jalan tiba-tiba dia telpon, mengabarkan bahwa dia tidak jadi bisa ketemu karena ada acara mendadak di tempat saudaranya. Okelah, saya minta dikabari lagi tentang kapan bisa COD di hari lain.

Instead of ditanya apakah masih mau ambil barangnya atau tidak, yang muncul justru notifikasi bahwa barang tersebut sold ke orang lain. Ini kendala jual beli barang second, walaupun kita jujur tulus pure mau beli dan sudah deal, belum tentu di sisi penjual commit mau menjual ke kita, jangan begitu ya.

Kejengkelan itu saya telan saja karena ngapain juga marah-marah karena masalah begini. Tapi ternyata rutinitas saya mencari iklan barang ini masuk ke analytic-nya instagram. Mulai muncul iklan barang yang sama maupun barang-barang lain sejenis. Guess what, salah satu iklan yang muncul adalah iklan dari official store barang yang saya cari ini. Iklannya mengatakan sedang ada diskon 3,5 juta untuk exactly tipe barang yang mau saya beli. 

Karena saya masih setengah percaya, takutnya itu hanya clickbait, saya coba datang ke store-nya langsung. Ternyata promonya valid dan masih berlaku, syaratnya pembelian dilakukan via website brand tersebut, bayar transfer VA, lalu bisa pilih apakah barang mau dikirim atau dipickup di toko. Karena saya posisi sudah di tokonya, saya pilih pickup sendiri. 

Voila! Alhamdulillah saya dapat unit baru yang masih segel dengan harga hanya beda 500 ribu dengan barang second yang sudah dipakai orang lain selama 1,5 tahun. Saya nggak jadi jengkel sama seller yang membatalkan janjian COD tadi, untung dia mendadak ada acara.