Silaturahmi Muslim AE #1 : Ngaji Bareng Dosen-Mahasiswa



Pagi ini tiba-tiba ada pengumuman di grup LINE Islamic Student of Aerospace (ISA). Pak Agoes, dosen aerodinamika kami, mengajak dosen dan mahasiswa AE untuk ngaji bareng. Maaf lho ya, tapi ketika banyak mahasiswa ngeluh susah ketemu dosen untuk bimbingan atau semacamnya, ini malah sang dosen yang ngajak kumpul belajar agama. Alhamdulillah :)

Niat beliau menginisiasi acara ini adalah untuk menciptakan forum yang menyatukan civitas akademika teknik penerbangan ITB dalam forum agama, bukan melulu ilmiah. Karena mendadak, tadi memang belum banyak yang datang. Dosen yang hadir juga cuma Pak Agoes. Beliau juga yang berperan jadi pembicara. Rencananya kegiatan ini akan dirutinkan tiap 2 minggu sekali, mengajak mahasiswa dan dosen yang lebih banyak. Aamiin.

Padahal beliau dosen yang sangat sibuk, juga salah satu dosen yang paling rajin turun dari lantai 4 gedung FTMD (nggak ada lift) lalu jalan kaki ke Masjid Dzarratul Ulum Batan untuk salat jamaah. Btw, dari gedung FTMD lebih dekat ke masjid Batan daripada ke Masjid Salman ITB.

Menurut Pak Agoes, kita harus menjadikan Al-Quran sebagai guidance. Syukur bahwa kebanyakan mahasiswa telah mengenal Al-Quran sejak kecil, lewat TPA misalnya atau karena bersekolah di sekolah Islam. Tapi, cuma 'kebanyakan', masih ada muslim yang belum mengenal Al-Quran dan salat. Tugas orang yang sudah sadar untuk berbagi.
This is the Book about which there is no doubt, a guidance for those conscious of Allah - Al Baqarah : 2
Lebih bagus lagi, jika kita tidak hanya mengenal dan bisa membaca Al-Quran. Tetapi lebih dari itu, kita paham maksudnya. Memahami Al-Quran tidak sesederhana membaca terjemahan atau menguasai bahasa Arab tingkat dasar. Karena kata-kata dalam Al-Quran adalah bahasa tingkat tinggi yang dirancang sedemikian indahnya oleh Allah SWT. Ada nuansa dalam bahasa Al-Quran yang sesuai dengan makna fisiknya.

Pak Agoes sempat bercerita bagaimana pengalamannya selama kuliah di Eropa. Beliau merasa bertanggungjawab untuk berinteraksi dengan para "non-practicing moslem" yang ada di sana. Tentu dengan tujuan menyadarkan mereka tentang Islam.

Berada jauh di negeri orang, memberikan pengalaman-pengalaman berkesan. Masalah-masalah relatif lebih sering datang dan solusinya kadang lebih rumit. Tapi dengan keberserahan diri plus ikhtiar dan sabar InsyaAllah semua bisa diselesaikan dengan baik. Banyak masalah-masalah yang secara logis dan manusiawi tidak mungkin diselesaikan ternyata bisa beres atas pertolongan dan ijin Allah. Disitu kita sering disadarkan bahwa ada kekuatan besar yang mengatur semuanya.
Kalau bukan karena sabar bertahan, mungkin S3 saya tidak selesai - M. Agoes Moelyadi
Dalam dunia engineering, ada salah satu konsep yang sangat fundamental, yaitu heat transfer (perpindahan panas). Semua bidang teknik pasti menerima pamahaman tentang ini. Contoh peristiwa yang menyangkut heat transfer misalnya ketika memasak air atau air conditioner (AC) mobil. Itu hanya contoh kecil sehari-hari.

Lalu apa fenomena heat transfer yang terbesar ? Fenomena heat transfer terbesar adalah pergantian siang dan malam. Bagaimana jadinya kalau hari berjalan siang terus atau malam terus, sampai kiamat ? Sulit dibayangkan, bahkan di dekat kutub utara yang pada musim tertentu proporsi siang-malam tidak imbang saja orang-orang sudah kesulitan. Bagaimana jika sampai hari kiamat ?

Q.S. Al-Qashash :71-72


Tidak ada pergantian siang-malam maka tidak terjadi heat transfer. Tidak terjadi heat transfer sama saja tidak ada kehidupan.  Betapa ini nikmat yang tidak terkira, priceless. Have you considered ?

Itu hanya contoh, Al-Quran sangat luas mencakup segala sesuatu. Mari jadikan Al-Quran sebagai guidance dalam menjalani hidup. Sabarlah dan bertahanlah dalam segala kondisi, pertolongan Allah mencakup segala sesuatu.

Kurang lebih itu yang disampaikan Pak Agoes hari ini. Tulisan ini sekaligus sebagai notulensi. Dosen yang biasanya membahas soal aerodinamika kini berbicara tentang hal yang agak berbeda. Dulu sempat agak envy dengan kawan-kawan yang menginisiasi kongkow medika. Tapi sekarang di sini saya juga menemukan oase. Semoga bermanfaat dan berlanjut :)


Salam,
Chandra

sumber : https://quran.com/




6 comments :

  1. luar biasa.. kerenlah
    -dulu tahun 2013 juga sempat mengadakan diskusi ISA bersama Pak Kusni

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah mas, iya rencananya pertemuan-pertemuan selanjutnya lebih banyak dosennya, Pak Kusni, Pak Ridanto

      Delete
  2. Chan, yang mengikat nafas itu mana? Semakin tinggi semakin susah bernafas karena pengaruh density haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada dikit goy, susah dijelasin lewat tulisan, kudu praktek hehe

      Delete
  3. Alhamdulillah, Sinergis antara dosen dan mahasiswa serta perlu juga ke alumni (IAP) penting untuk selalu dibangun.

    Salam untuk Pak Agoes Moel dan bapak/ibu serta civitas akademik lainnya ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah Bang,
      bener, bagus kalo ada kegiatan melibatkan dosen, mahasiswa, alumni. Halal bi halal mungkin haha.
      Makasih Bang.

      Delete