Personal Blog

F1 2026

March 08, 2026 Posted by Chandra Nurohman No comments
Formula 1 dikocok lagi musim ini. Katanya tahun ini adalah perubahan regulasi paling ekstrem yang pernah terjadi dan jujur di atas kertas tampak menjanjikan. Saya jadi tertarik nonton lagi dan kebetulan race pertama di Australia hari ini bertepatan dengan waktu sahur di sini.

Perubahan pertama adalah mesin baru yang lebih electrish, katanya biar teknologinya mengikuti tren mobil jalan raya. Walaupun masih hybrid tapi porsi tenaga yang dihasilkan dari motor listrik kini diperbesar. Peran komponen baterai sekarang juga jadi lebih signifikan, termasuk kapan harus dicas dan kapan harus dipakai. 


Untuk memperingan kerja baterai sekarang juga diperkenalkan active aero di mana sayap depan dan belakang bisa di-adjust untuk mengurangi drag. Konsep teknisnya mirip dengan Drag Reduction System (DRS) tapi active aero yang sekarang bisa dipakai kapan saja tanpa syarat jarak kurang dari 1 detik dengan mobil depan. Ini karena active aero bukan overtaking aid lagi melainkan untuk masuk ke straight mode.

Sementara itu bantuan untuk overtaking sekarang dilakukan dalam bentuk lain yaitu melalui manajemen discharge daya baterai. Chasing car bisa menggunakan lebih banyak megajoules untuk mengejar mobil depan yang jaraknya kurang dari 1 detik. Aksi ini kemudian disebut overtake mode. Bisa dibilang sekarang peran power unit (PU) dalam menentukan hasil balapan cukup besar. Sial untuk Aston Martin yang pivot ke mesin Honda yang ternyata belum siap untuk musim dan regulasi baru.

Sejak sebelum balapan pertama di Australia ini Aston Martin sudah pesimis duluan bahwa mereka bisa membalap sampai selesai. Belum ngomongin finish keberapa lho ini, bisa finish saja belum yakin. Kabarnya mesin Honda masih underpowered, mobilnya bergetar kencang, dan sparepart-nya nggak cukup. 


Itu baru satu ke-chaos-an yang terjadi di Albert Park. Melangkah ke balapan Verstappen crash di awal kualifikasi sehingga harus gugur di Q1, Piastri crash saat warm up 40 menit sebelum start padahal ini home grand prix-nya, serta Russel dan Leclerc balapan sengit dari start sampai lap 10 sebelum akhirnya Ferrari messed up their strategy saat VSC.

Di sisi lain ada perubahan juga dari sisi kompetitor di mana tahun ini jumlah pembalap naik dari 20 menjadi 22 dan ada dua tim pendatang baru yaitu Audi dan Cadillac. Sayangnya Porsche tidak jadi masuk grid. Selain itu ada circuit baru juga tahun ini yaitu Madrid Street Circuit di Spanyol. 


Australian Grand Prix ditutup dengan Mercedes 1-2 dan Ferrari 3-4. Verstappen sukses naik dari start posisi 20 jadi finish posisi 6. Sementara ini bad day in the office untuk McLaren. Banyak ketidakpastian di race ini karena regulasi yang baru. Tapi kenyataan menunjukkan sistem yang sekarang bisa menghadirkan race yang eventful dan menarik.

Sign me up for F1 2026.

Chandra


0 comments:

Post a Comment